Di Propinsi
Jawa Tengah terdapat berbagai macam " Pesona Wisata "
yang dapat dikunjungi oleh para wisatawan, baik itu
wisatawan luar negeri maupun wisatawan domestik ( dalam
negeri ). Pesona Wisata tersebut
antara lain : Candi Borobudur, Candi Prambanan,
Candi Dieng, Keraton Kasunanan Surakarta, Grojogan Sewu
di Tawangmangu, Pesona Alam Telaga warna dan Baturaden.
Candi Borobudur
terletak di Kabupaten Magelang. Candi ini dibangun
sekitar pada abad 9 atau sekitar tahun 824 Masehi oleh
Raja Samaratungga, sebagai peninggalan kerajaan Mataram
Budha dari Dinasti Syailendra. Arsiteknya bernama
Gunadharma dan dibangun berlantai 10 tingkat, 7 tingkat
berbentuk segi empat dan 3 tingkat yang paling atas
berbentuk bundar. Candi Borobudur merupakan Candi Budha
terbesar di dunia. Keajaiban Candi Borobudur terletak
pada teknik pembuatan dan desain arsiteknya yang unik.
Lokasi Candi berada di Kecamatan Mungkid, Kabupaten
Magelang ± 40 km jaraknya dari Yogyakarta dan 10 km
jauhnya dari Kota Magelang
Candi Prambanan
terletak di Kabupaten Klaten. Dilihat dari bentuk desain
dan ornamen candi, Candi Prambanan merupakan candi yang
paling indah kalau dibandingkan dengan candi-candi lain
yang ada di Jawa Tengah. Candi Hindu Prambanan yang
dibangun oleh Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya pada
abad 8 atau 9 Masehi, terdiri dari 3 ( tiga ) candi
besar, yang paling besar disebut Candi Syiwa atau
dikenal juga dengan Candi Rorojonggrang dengan
ketinggian 47 m. Candi yang lain disebut Candi Brahma
dan Candi Wishnu yang letaknya disebelah kanan dan kiri
Candi Syiwa. Candi ini terletak di kecamatan Prambanan
pada jalur jalan yang menghubungkan Yogyakarta dan Solo.
Di sekitar Candi Prambanan dapat dikunjungi pula
beberapa candi, seperi Candi Sewu, Candi Plaosan, Candi
Sajiwan, Candi Sari, Candi Lumbung dan Kalasan
Candi Dieng terletak
di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara. Candi ini
merupakan Candi Hindu yang dibangun pada akhir abad VIII
hingga awal abad IX Masehi.
Candi Dieng adalah peninggalan Dinasti Sanjaya yang
beragama Hindu Siwa. Candi tersebut terdiri dari
beberapa kelompok candi, yang masing-masing memiliki
nama tokoh-tokoh wayang dalam cerita Mahabarata, seperti
Candi Bima, Arjuna, Gatotkaca dan lain-lain. Terletak di
dataran tinggi Dieng ± 26 km jaraknya dari Kota Wonosobo
KERATON KASUNANAN SURAKARTA.
Tempat kediaman Sunan Paku Buwono XII Raja Keraton
Kasunanan Surakarta. Di Keraton Kasunanan dapat
mengunjungi museum keraton yang menyimpan benda-benda
bersejarah antara lain : kereta, senjata tradisional dan
barang- barang antik.
Salah satu bangunannya yang berbentuk menyerupai menara
disebut "Panggung Songgo Buwono" yang konon diperguna
kan sebagai tempat meditasi, sesaji dan pertemuan antara
Sunan dengan Ratu Kidul ( Ratu Laut Selatan )
Tawangmangu terdapat
di Kabupaten Karanganyar. Di sini terdapat air terjun
alami setinggi 81 m dan dapat dikunjungi melalui jalan
setapak menurun yang cukup jauh menelusuri sela-sela
hutan cemara yang dihuni oleh banyak kera. Tawangmangu
berjarak ± 45 km dari Surakarta, dengan rute Surakarta -
Karanganyar - Tawangmangu.
Dataran Tinggi Dieng
terletak tepat di perbatasan antara Kab. Wonosobo dan
Banjarnegara. Wilayah terbesar Dataran Tinggi Dieng
milik Kab. Banjarnegara, namun untuk menuju ke sana
paling mudah dicapai dari kota Wonosobo. Dataran Dieng
ini merupakan dataran paling tinggi di Jawa yang
terletak pada ketinggian 2.093 m di atas permukaan laut
dengan suhu rata-rata 150C. Dari Wonosobo
jaraknya ±26 km dan dapat ditempuh dalam waktu ± 1 jam.
Baturaden terletak
di lereng Gunung Slamet dengan ketinggian 640m di atas
permukaan laut. Baturaden merupakan daerah wisata
pegunungan yang menyajikan banyak daya tarik wisata
antara lain : sumber air panas "Pancuran Pitu" dan "Pancuran
Telu" dengan pemandangan alam yang indah serta udara
sejuk dan nyaman. Baturaden berjarak 14 km dari
Purwokerto dan dengan mudah dicapai dengan kendaraan
umum. Untuk penginapan di sana tersedia hotel kelas
bintang dan melati. Oleh-oleh yang dapat dijadikan buah
tangan adalah keripik tempe dan gethuk goreng Sokaraja