•    Polrestabes Semarang = 024 - 8444444   
       Polresta Surakarta = 0271 - 716198   
       Polres Semarang = 024 - 6925666   
       Polres Kendal = 0294 - 382110   
       Polres Demak = 0291 - 685110   
       Polres Salatiga = 0298 - 326710   
       Polres Banyumas = 0281 - 622259   
       Polres Cilacap = 0282 - 544230   
       Polres Banjarnegara = 0286 - 592110   
       Polres Purbalingga = 0281 - 891110   
       Polres Pekalongan Kota = 0285 - 421692   
       Polres Pekalongan = 0285 - 382028   
       Polres Tegal Kota = 0283 - 356016   
       Polres Tegal = 0283 - 492003   
       Polres Brebes = 0283 - 671110   
       Polres Pemalang = 0284 - 325038   
       Polres Batang = 0285 - 391074   
       Polres Pati = 0295 - 381610   
       Polres Kudus = 0291 - 438110   
       Polres Jepara = 0291 - 591110   
       Polres Rembang = 0295 - 691110   
       Polres Grobogan = 0292 - 421110   
       Polres Blora = 0296 - 525110   
       Polres Sukoharjo = 0271 - 592484   
       Polres Klaten = 0272 - 321234   
       Polres Boyolali = 0276 - 321110   
       Polres Karanganyar = 0271 - 495110   
       Polres Sragen = 0271 - 891510   
       Polres Wonogiri = 0273 - 321510   
       Polres Magelang Kota = 0293 - 313134   
       Polres Magelang = 0293 - 788787   
       Polres Purworejo = 0275 - 321110   
       Polres Kebumen = 0287 - 382110   
       Polres Temanggung = 0293 - 491110   
       Polres Wonosobo = 0286 - 321110   
Kamis, 18 September 2014

   
PPID
 
 
 
polair
 
   
Peta Jawa Tengah
   
   
KATA-KATA BIJAK
 
Hidup ini singkat, maka buatlah hidup menjadi berharga
 
   
PENGUNJUNG
 
Visitors : 20810 Org
Hits : 89269 hits
Month : 960 Users
Today : 53 Users
Online : 1 Users

 
   
DPO
   
   
LINK-LINK
   indonesia.go.id
 dephan.go.id
 kpk.go.id
 jatengprov.go.id
 kejaksaan.go.id
 Pengadilan Tinggi Jateng
 tni.mil.id
 Dinhubkominfo Jateng
 Polri
 depkominfo
 Humas Polri
 Polrestabes Semarang
 
   
 
       Berita
 
 
Polres Banyumas Ungkap peredaran upal
, 22/03/2011, 07:49 WIB  dibaca -   Bagikan

 
PURWOKERTO - Jajaran Polres Banyumas menangkap seorang yang diduga pengedar uang palsu (upal), Surya (41) warga Bancarkembar, Purwokerto Utara ditangkap a ditangkap di halaman parkir Buaran Market Purwokerto, sebelum membelanjakan uang palsunya di toko itu, Minggu (20/3) sekitar pukul 15.00.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti 200 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 atau senilai Rp 20 juta dan uang palsu pecahan Rp 50.000 sebanyak 10 lembar atau senilai Rp 500.000. Total uang palsu yang disita sebanyak 210 lembar, senlai Rp 20,5 juta. Upal yang disita merupakan uang kertas yang dicetak mirip dengan uang asli emisi tahun 2009.

Kepala Subbagian Humas Polres Banyumas AKP Joko Witarso, kemarin mengatakan, penangkapan dilakukan setelah polisi mendapat informasi ada orang yang diduga pengedar upal beroperasi di Purwokerto. Atas informasi itu, anggota Reskrim Unit IV dipimpin Ipda Junaidi langsung bergerak melakukan penyelidikan. Orang yang dicurigai ternyata tinggal di dalam kota. Pada Minggu sore, tersangka keluar ke arah utara menuju sebuah supermarket.
Ditahan Anggota Reserse Polres Banyumas terus menguntit. Saat berada di halaman parkir Buaran Market, polisi langsung menyergapnya. Saat digeledah, polisi menemukan segepok uang dalam saku celananya. Ketika dibuka, pada amplop warna coklat, terdapat uang pecahan Rp 100.000 sebanyak 200 lembar yang setelah dicek ternyata uang palsu. Selain amplop coklat, juga ditemukan amplop putih isi pecahan Rp 50.000 sebanyak 10 lembar yang setelah dicek juga palsu.

Dengan ditemukannya barang bukti itu, tersangka dan barang buktinya langsung dibawa ke Polres. Tersangka kini ditahan di Polres Banyumas dengan sangkaan mengedarkan uang palsu. Dia dijerat dengan pasal 245 KUHP.

Dari pengakuan tersangka saat diperiksa, uang palsu itu diakui diperoleh dari seseorang asal luar kota. Tapi tersangka mengaku tidak tahu nama orang tersebut. \\\'\\\'Uang itu akan saya pakai untuk belanja,\\\'\\\' tutur tersangka kepada penyidik.
Kasubbag Humas yang didampingi Kanit IV Reskrim Polres Banyumas Ipda Junaidi menambahkan, tidak menutup kemungkinan tersangka memiliki kaitan dengan para tersangka pengedar uang palsu yang beberapa waktu lalu ditangkap. Adapun kasus itu kini dalam proses penyidikan. Saat ini, Polres Banyumas masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan pengedar upal.


 
   
 
    
Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat

Powered by Teknologi Informasi Polri Polda Jateng 2010, untuk jateng.polri.go.id
Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+